Perpusda Bangka Barat Hadirkan PKBM Lewat Inovasi "LILIS SEJAHTERA", Guna Dongkrak IPM




MENTOK, DPK BABAR (13/5/2026) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terus melakukan lompatan inovasi dalam bertransformasi.

Salah satunya DPK Bangka Barat sukses menghadirkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di lingkungan perpustakaan daerah (Perpusda) setempat melalui program "LILIS SEJAHTERA" (Literasi Inklusi Sosial Menuju Masyarakat Sejahtera).

Langkah ini menjadikan Perpusda Bangka Barat sebagai satu-satunya perpustakaan daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki dan membina langsung fasilitas PKBM terintegrasi. Keberadaannya menjadi bukti nyata pergeseran fungsi perpustakaan modern yang tidak lagi sekadar menjadi tempat membaca buku, melainkan inkubator pemberdayaan masyarakat.


Kepala DPK Bangka Barat, Farouk Yohansyah, menegaskan bahwa kehadiran PKBM ini merupakan strategi mutakhir untuk membangun ruang pembelajaran masyarakat yang inklusif, adaptif, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kami ingin perpustakaan hadir lebih dekat dengan kebutuhan nyata masyarakat. Melalui PKBM yang terintegrasi dengan inovasi LILIS SEJAHTERA, perpustakaan kini bertransformasi menjadi ruang belajar, ruang pemberdayaan, dan ruang pengembangan kapasitas masyarakat,” ujar Farouk, Rabu (13/5/2026).

Farouk menambahkan, program PKBM ini didesain untuk menyentuh seluruh lapisan masyarakat dari berbagai kelompok usia. Di dalamnya menyediakan berbagai program strategis, mulai dari pendidikan kesetaraan (kejar paket), pelatihan keterampilan kerja, hingga pembinaan berbasis pengetahuan praktis.

Langkah revolusioner ini terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap capaian makro daerah. PKBM di bawah naungan DPK ini sukses menyokong kecerdasan publik, mendongkrak indeks partisipasi sekolah, serta secara optimal berkontribusi langsung pada kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bangka Barat.

“Kami percaya bahwa literasi harus mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang langsung dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, perpustakaan terus berinovasi agar menjadi pusat kegiatan belajar yang produktif serta berkelanjutan,” tambahnya.

Selaras dengan Visi Bangka Barat Bermartabat

Lebih jauh, aktivitas PKBM ini dinilai sangat selaras dengan visi besar Pemerintah Kabupaten, yakni "Bangka Barat Bermartabat" (Berkeadilan, Makmur, Tangguh, dan Bersahabat). Fokus visi ini bertumpu pada penciptaan SDM yang unggul. Kenaikan kapasitas individu di akar rumput otomatis akan berimbas pada penguatan literasi masyarakat.

Dengan lahirnya sumber daya manusia yang unggul, diharapkan terjadi efek domino yang positif pada peningkatan taraf kesejahteraan serta kemandirian ekonomi masyarakat Bangka Barat pada khususnya, dan Bangka Belitung pada umumnya.

Melalui penguatan kelembagaan PKBM di Perpustakaan Daerah ini, DPK Bangka Barat berharap akses pendidikan non-formal dan pelatihan dapat dinikmati secara merata. Inovasi ini sekaligus diharapkan mampu memicu budaya belajar sepanjang hayat (long-life learning) demi terwujudnya masyarakat yang cerdas dan mandiri.

Penulis : zl

Foto      : zl

Editor   : ahmad